17 Desember 2010

Cara Mengubah Kebiasaan



Merasa sulit mengubah kebiasaan sehari-hari yang kian membosankan? Jangan khawatir, ada 5 cara mudah yang bisa Anda lakukan agar hidup lebih indah dan bervariasi!


1. Idektifikasi Kebiasaan. 
Bila sasarannya ingin melepaskan diri dari kebiasaan buruk, pastikan untuk mengidentifikasikan perilaku penggantinya, dan harus spesifik. "Saya ingin sehat!" bukanlah kebiasaan baru. "Saya akan berjalan kaki 30 menit, 3 kali seminggu!" Nah, itu baru spesifik dan bisa dicapai.


2. Identifikasi Motivasi
Anda pasti punya alasan sendiri yang unik untuk mengubah perilaku. Jadi, tingkatkan gairah untuk berubah. Pastikan, gairah Anda datang dari diri sendiri dan bukan karena ingin menyenangkan hati orang lain.


3. Target Spesifik
Tanyakan pada diri hal spesifik yang ingin dicapai dengan mengubah kebiasaan. Ingin ke fitness center untuk bersosialisasi, menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah tinggi, atau agar awet muda? Perhatikan bagaimana kebiasaan baru ini akan menguntungkan hidup, berdampak pada pasangan, anak-anak, pekerjaan, penghasilan, kontak sosial, dan kesehatan fisik.
Tuliskan pula keuntungan yang akan diperoleh. Semakin seksama Anda menanyakan diri sejumlah hal tadi, semakin mudah bagi Anda untuk menjalaninya. Tetap tuliskan sampai Anda tak bisa lagi membayangkan kehidupan tanpa perilaku baru ini.


4. Uji Konsekuensi. 
Tuliskan semua cara yang bisa berdampak negatif pada kehidupan bila Anda tidak mengubah kebiasaan. Pertimbangkan seluruh area daalam kehidupan Anda, baik secara fisik maupun mental.


5. Jalankan! 
Lakukan kebiasaan baru, paling tidak selama 21 hari. Penelitian membuktikan, setidaknya dibutuhkan waktu 3 minggu untuk mengembangkan kebiasaan baru. Baca kembali daftar yang Anda buat 2 kali setiap hari. Terus tambahkan daftanya begitu Anda menyadari soal keuntungan baru dan konsekuensinya.


Dengan meneliti daftar tadi, akan berdampak pada jumlah kenikmatan dan derita yang dihubungkan dengan kebiasaan lama. Semua keuntungan dan konsekuensi yang telah ditulis akan cepat menghampiri pikiran dan mengubah kebiasaan. Anda akan mulai melihat kebiasaan baru berdampak di seluruh area dalam kehidupan Anda.


Menciptakan kebiasaan baru tidaklah mudah, kecuali punya alasan kuat dan berarti. Bila Anda tak bisa mengubah kebiasaan secara spesifik, apa yang sungguh-sungguh diimplikasikan tentu tidak memiliki alasan yang cukup penting mengapa harus diubah.

Cara Mengatasi Berat Badan Bertambah Setelah Bekerja

Hampir 57 persen karyawan mengatakan, berat badan mereka bertambah sejak mulai bekerja. Ya, memang jadwal di kantor yang sangat padat sering membuat kita tak punya waktu untuk menyantap makanan yang tak membuat tubuh gemuk. "Boro-boro mikirin makanan sehat, yang penting perut kenyang karena makan pun harus buru-buru," begitu mungkin pendapat Anda, ya? Nah, agar bobot tubuh tak terus melonjak, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan. 

* Bawa Bekal 
Menurut sebuah penelitian, mereka yang bekerja di kantor paling tidak tiga kali dalam seminggu makan di luar. Padahal kalau saja Anda mau mampir ke toko makanan dan membeli makanan sehat atau membawa masakan dari rumah (ini lebih baik lagi), setidaknya Anda telah mengontrol porsi, mengurangi kalori, dan menghemat pengeluaran. 

* Komunikasi Langsung
Karena kantor menyediakan fasilitas seperti e-mail dan telepon, Anda jadi malas bergerak dari kursi jika ingin berkomunikasi dengan sesama rekan kantor. Mulai saat ini, jika perlu bicara dengan rekan sekantor, jangan gunakan telepon atau e-mail. Datangi kolega Anda dan bicara langsung dengannya. Langkah ekstra tersebut sangat berguna bagi tubuh Anda. Hitung-hitung, Anda berolahraga kecil dan tidak seharian menimbun lemak saja.

* Selalu Sedia Air Putih
Banyak diantara karyawan mencari makanan kecil pada saat mereka stres dan jenuh. Bila Anda selalu menyediakan air putih di meja kerja dan meminumnya secara teratur sepanjang hari, Anda akan merasa kenyang dan tidak ingin ngemil.

* Manfaatkan Jam Makan Siang
Bila di dekat kantor ada tempat kebugaran, manfaatkan jam makan siang untuk berolahraga. Gunakan pula sedikit waktu makan siang untuk makan dan keluar dari kantor dengan berjalan kaki ke warung/restoran dekat kantor. Hal ini tidak hanya sehat bagi Anda, tetapi juga memperbaiki produktivitas Anda.

* Cari Dukungan
Anda tidak sendirian mengalami masalah ini. Cari dukungan dari teman sekerja. Bentuk kelompok diet. Adakan makan makanan sehat sekali seminggu. Jika memungkinkan, minta perusahaan menyediakan fasilitas olahraga atau menyediakan dana untuk olahraga.

Cara Bercinta Di Kantor


Jalinan asmara dengan rekan sekantor konon dapat memicu penurunan profesionalisme kerja. Salah satunya karena faktor dilema antara hubungan pribadi dan hubungan kerja.
Di beberapa perusahaan malah tegas melarang adanya 'hubungan istimewa' di antara karyawannya. Hmm...mencoba untuk menghindari office romance? Berikut tipsnya. Jalinan asmara dengan rekan sekantor konon dapat memicu penurunan profesionalisme kerja. Salah satunya karena faktor dilema antara hubungan pribadi dan hubungan kerja.
- Anutlah peraturan ‘satu tahun'. Jadi satu tahun pertama Anda bekerja di perusahaan, jagalah agar rekan bisnis atau teman kantor tetap berstatus ‘sekadar' teman. Bila ada yang menggoda, cobalah untuk tetap bersikap santai dan wajar.
- Berhati-hatilah jika Anda orang baru dalam perusahaan tersebut. Juga jika Anda berada dalam situasi yang tidak biasa (misalnya dalam sebuah perjanjian dagang atau konferensi) dan bertemu seseorang yang bersikap ‘terlalu' bersahabat, mengorek-korek detail kehidupan pribadi Anda.
- Tes rekan bisnis Anda dengan tes yang ‘rendah risiko', sekadar untuk menguji siapa saja yang layak Anda percayai.
Namun, jika Anda sudah kepalang jatuh cinta dan sepakat dengan pasangan untuk bersikap maju terus pantang mundur, letakkan tips ini di pintu kamar Anda agar Anda selalu ingat untuk:

a. Menahan diri. Usahakan jangan melakukan sikap-sikap yang mencolok di lingkungan kantor, seperti bergandengan mesra, memeluk atau berciuman. Redamlah keinginan bergosip tentang hubungan cinta Anda berdua, bercengkerama di balik kubik kerja Anda, atau di mana saja. Dan yang utama, jangan sampai hubungan cinta membuat Anda bersikap subyektif dan pilih kasih.
b. Mengakui fakta yang ada. Terimalah kenyataan bahwa suatu saat orang lain akan mengetahui. Katakan saja, "Ya, saya memang pacaran dengan Anton." Cukup. Anda tak perlu menambahkan bensin pada api gosip. Dengan begitu, kasak-kusuk tentang hubungan Anda berdua akan reda sendiri.
c. Tetap bersikap profesional. Artinya, pertahankan prestasi kerja Anda, jangan saling mengerlingkan mata sebagai kode untuk bercinta atau berkencan nanti malam. Tetaplah menjadi dua rekan kerja yang terpisah.
Jika hubungan Anda tak berakhir bahagia, entah siapa pun yang salah, jangan balas dendam! Tidak menceritakan keburukan pasangan atau mengkritik pekerjaannya habis-habisan, masuk dalam kategori ini. Membalas dendam hanya akan membuat Anda tampak lebih buruk.
Jika Anda patah hati dan ingin menangis seharian, ambillah cuti. Lalu kembalilah ke meja kerja dengan wajah cantik. Tersenyum, bersikap sopan, hindari pembicaraan mengenai percintaan kalian (termasuk dengan dirinya). Lupakanlah. Teruskanlah hidup Anda. Dunia ini tak sesempit daun kelor!

7 Cara Cepat Menghilangkan Stres


Di jaman serba cepat ini kita dituntut untuk menghasilkan dan menyelesaikan banyak hal dengan cepat. Akibatnya, tentu saja bisa memicu stres atau depresi bagi kebanyakan orang. Untungnya, tidak sedikit juga di antara kita sekarang telah menyadari pentingnya hidup sehat sehingga banyak upaya yang telah dilakukan untuk memperpanjang usia harapan hidup dari dampak buruk stres.
Tidak mau terjebak di dalam stres berkepanjangan? Anda patut bernapas lega. Mengurangi stres kini tidak lagi memerlukan waktu yang lama. Berikut cara-cara rahasia yang ampuh mengurangi stres dengan cepat.
1. Berjalan kaki 
Nikmatilah udara pagi yang segar dengan berjalan kaki. Syaratnya adalah, Anda harus mau bangun pagi kira-kira jam 5 pagi, sebelum jalanan dipenuhi oleh kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi udara. Beruntung bagi Anda yang tinggal di kompleks perumahan yang jarang dilewati mobil, motor atau pun transportasi umum.
2. Permainan seru 
Ajaklah kerabat Anda untuk menikmati permainan papan yang seru, bahkan permainan-permainan yang sering Anda mainkan sewaktu kecil. Dijamin dalam sejekap otak Anda akan berpindah haluan dari stres menjadi senang.
3. Membaca 
Carilah buku bacaan yang memang benar-benar disukai. Kalau perlu, habiskanlah waktu berjam-jam di toko buku untuk memilih satu buku yang paling menarik hati. Dengan membaca, perhatian yang tadinya tertuju pada stres, akan teralihkan pada hal-hal yang disenangi.
4. Lagu bernuansa tenang 
Anda bisa membeli CD lagu-lagu yang memang khusus diciptakan untuk mengurangi stres. Musik seperti itu akan menenangkan hati, pikiran, serta memperbaharui jiwa.
5. Tidur 
Ini sudah menjadi jurus jitu dalam mengurangi stres. Disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam untuk melenyapkan stres yang sering melanda.
6. Mainan pelepas stres 
Anda bisa mencari bola atau mainan pelepas stres di toko tertentu atau toko peralatan olahraga. Mainan ini memiliki bermacam bentuk dengan figur yang lucu. Jadi, saat Anda sedang stres di kantor atau dimana pun, Anda hanya perlu melihat mainan Anda tersebut, tersenyum dan meremasnya.
7. Bermain dengan anak-anak 
Tidak ada yang lebih seru dari bermain dengan anak-anak. Selain dapat membantu Anda mengenang masa kecil, Anda juga bisa tahu bagaimana rasanya kembali menjadi anak-anak dan melupakan tanggung jawab serta segala permasalahan Anda sebagai orang dewasa.

Cara Agar Karier dan Urusan Rumah Seimbang


Bagaimana jalan keluarnya? Simak ide-ide berikut: 

1. Jelaskan pada seluruh keluarga. Jelaskan bahwa urusan keluarga dan urusan kerja bagi Anda sama pentingnya. Tawarkan, penyelesaian seperti apa yang bisa Anda lakukan agar kepentingan keluarga dan kantor tak terabaikan. Minta seluruh anggota keluarga untuk memberikan ide.
2. Sisihkan waktu untuk keluarga setiap minggu dan tulis besar-besar dalam jadwal Anda. Jangan mengingkari janji atau selalu menunda-nunda waktu untuk keluarga dengan alasan pekerjaan.
3. Buang jadwal kerja yang tak perlu. Ini namanya membuang-buang waktu. Kalau memang bisa diselesaikan dekarang, jangan menunda pekerjaan hingga esok. Intinya, efisiensi, sehingga Anda masih punya banyak waktu untuk keluarga ketimbang mengurusi pekerjaan kantor yang tak perlu.
4. Jika Anda terpaksa harus lembur, segera cari jalan keluar agar hal seperti ini tak terulang. Misalnya dengan meminta stad staf Anda lebih piawai mengelola waktu sehingga tak perlu lembur.
5. Kembangkan aktivitas bersama keluarga. Berkumpul bersama memang penting, tetapi Anda juga harus menghitung betul apa yang Anda peroleh dari berkumpul itu. Tentu tak ada gunanya jika Anda berkumpul, sementara anggota keluarga lain sibuk melakukan aktivitas sendiri-sendiri. Misalnya, berkemah atau memasak bersama.
6. Di akhir minggu, tanyakan pada suami dan anak-anak: "Apa yang membuat mereka bangga dan senang hari ini?" dan "Apa yang kalian ingin lakukan bersama keluarga?" Dengan pertanyaan ini, sertiap anggota keluarga akan punya kesempatan untuk mengeluarkan unek-unek mereka.

Cara Menghilangkan Stress Setelah Kerja

Ada beberapa cara untuk mengusir stres saat Anda pulang kerja.

1. Tebar Senyuman
Usai menghadapi deadline pekerjaan dan bermacet ria di jalanan ibukota, saat tiba di rumah berikan senyum pada orang-orang terkasih.Percayalah, semua stres akan sirna,  saat senyum Anda dibalas senyum yang lebih manis lagi.

2. Lupakan Pekerjaan Kantor
Jangan lagi mengingat urusan kantor yaa... saat tiba di rumah. Sebaiknya, segera lakukan hal-hal menyenangkan, yang bisa mengembalikan tawa  ceria Anda. Mandi air hangat dengan aroma wewangian sabun yang harum, bisa  membuat tubuh rileks dan tidur pun akan lebih nyenyak.

3. Jangan Lewatkan Makan Malam
Meja makan bisa menjadi ajang curhat yang asyik antar anggota keluarga lho... Tak perlu menu makanan mewah, masakan sederhana pun terasa nikmat di lidah, jika disantap sambil bercengkrama dengan orang-orang tersayang.

4. Jaga Komunikasi
Jagalah komunikasi dengan sesama anggota keluarga.Telponlah mereka jika Anda tengah di kantor. Mendengar suara si kecil, bahkan dipercaya bisa menambah semangat kerja.

Nah, dengan menciptakan suasana hati yang positif, aura bahagia pasti akan terbias di wajah Anda. Bahkan dijamin hidup Anda akan jauh dari stress.

Dongkrak Karir Dengan Keahlian Bahasa Asing

Penguasaan bahasa asing khususnya bahasa Inggris, memang mutlak diperlukan dalam situasi kerja penuh persaingan ketat seperti ini. Jadi, kalau sampai Anda tidak menguasai bahasa asing… benar-benar celaka deh! Seperti nasib yang dialami, Kumbang – sebut saja namanya begitu -.


Bayangkan saja.. saat harus presentasi di depan klien yang kebanyakan ekspatriat, banyak karyawan, termasuk Kumbang yang tidak siap. Selain grogi karena harus presentasi di depan umum, mereka yang kurang menguasai bahasa asing juga terlihat tidak percaya diri!.


Artinya…hingga saat ini, masih banyak pekerja yang tidak menyadari, bahasa asing merupakan modal ampuh yang wajib dimiliki untuk meningkatkan karier.


Pakar SDM, mengingatkan, mereka yang menguasai satu atau lebih bahasa asing cenderung bernilai jual tinggi. Apalagi bagai mereka yang bekerja di perusahaan multinasional, yang kebanyakan dipimpin para ekspatriat. Bukan hanya untuk kepentingan berkomunikasi dengan Boss saja, mereka yang menguasai bahasa asing juga lebih dilirik bahkan diprioritaskan untuk mengikuti training dan pelatihan di luar negeri. Tak jarang, banyak juga yang beruntung bias ditempatkan sebagai Kepala Cabang di luar negeri.


Saat ini selain bahasa Inggris, bahasa Jepang, Cina dan Korea pun layak dipelajari.Terutama bagi mereka yang bekerja di industri elektronik, manufaktur atau otomotif. Bahkan, di sejumlah Negara Asia, bahasa China atau Mandarin juga harus dikuasai oleh mereka yang mengaku ingin maju. Bahkan mereka yang menguasai bahasa mandarin bisa dibilang laris manis di pasar kerja.

TIPS MELAMAR KERJA DAN SUKSES KERJA BAGIAN ADMINISTRASI

TIPS MELAMAR KERJA DAN SUKSES KERJA BAGIAN ADMINISTRASI Tentu tidak asing lagi , saat kita mendengar dibutuhkan lowongan dibidang Adminis...