Tampilkan postingan dengan label cinta di tempat kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta di tempat kerja. Tampilkan semua postingan

Profesi Bergaji Tinggi


Masyarakat dewasa ini sudah tidak lagi melihat profesi hanya dari sisi prestise. Kini para pencari kerja umumnya memilih profesi yang dianggap bisa memberikan gaji lebih besar dan kesempatan yang lebih banyak.

Sedikitnya terdapat 10 jenis profesi yang bakal banyak dicari sekaligus memberikan pendapatan yang dipastikan bakal menjamin kehidupan. Profesi ini diperkirakan bakal melejit pada beberapa dekade mendatang dan tentunya menyediakan gaji di atas rata-rata.

Sejumlah indikator pendukung yang dijadikan standar dalam penilaian profesi menjanjikan ini diukur berdasarkan perubahan populasi dan arah perubahan operasional bisnis. Sementara jumlah pertumbuhan pekerjaan baru dihitung sejak 2008 hingga 2018.

Kendati data dalam penilaian ini menggunakan sampel dan data dari masyarakat Amerika Serikat (AS), sejumlah profesi yang diprediksi memberikan pendapatan besar pada masa depan ini juga banyak terdapat di Indonesia.

Inilah 10 profesi yang diprediksi bakal memberikan gaji besar di masa 10 tahun mendatang
1. Penasihat keuangan pribadi
Jumlah pekerjaan baru: 62.800
Persentase kenaikan: 30,1 persen
Rata-rata gaji per tahun: US$64.750 (Rp550,37 juta)

Profesi penasihat keuangan pribadi ini menyediakan jasa bagi masyarakat yang membutuhkan jasa untuk pengaturan seperti pajak, investasi, dan asuransi.

Berdasarkan data Bureau of Labor Statistics (BLS) Amerika, penasihat keuangan akan sangat dibutuhkan oleh jutaan pegawai yang berencana pensiun dalam 10 tahun mendatang. Seiring bertambahnya jumlah penduduk pada era baby boom, kebutuhan penasihat keuangan ditaksir bakal naik dan banyak orang akan mencari jasa dari para ahli keuangan ini.

Pada tahun 2018, jumlah penasihat keuangan pribadi diperkirakan tumbuh lebih dari 60 ribu orang atau 30 persen dibandingkan posisinya saat ini.

2. Dental Hygienist

Jumlah pekerjaan baru: 67.600
Persentase kenaikan: 36,1 persen
Rata-rata gaji: US$68.250 (Rp580,12 juta)
Dental Hygienist merupakan profesi yang berjalan bersama dokter gigi, yaitu membersihkan gigi dan mendampingi dalam proses operasi. Gaji dari profesi ini diperkirakan mencapai US$70.000 per tahun. Banyak perguruan tinggi di AS kini menyediakan program perawatan gigi yang sebagian besar bisa diselesaikan dalam 4 tahun.

Berdasarkan data BLS, kebutuhan jasa perawatan gigi akan meningkat seiring bertambahnya jumlah populasi masyarakat dan kalangan tua akan bertambah banyak sehingga memerlukan jasa perawatan gigi.

Pada tahun 2008, perawat gigi berjumlah sekitar 175.ooo orang dan akan betambah menjadi 240 ribu orang pada tahun 2018.

3. Insinyur Teknik Sipil

Jumlah pekerjaaan baru: 67.600
Persentase kenaikan: 24,1 persen 
Rata-rata gaji: US$77.650 (Rp660,02 juta)

Disaat jumlah profesi insinyur akan tumbuh sekitar 10 persen di AS, jumlah insinyur yang khusus bergerak di bidang teknik sipil akan meningkat rata-rata 1-2 kali lebih cepat. Kondisi ini terjadi karena pekerjaan insinyur untuk profesi ini yang melibatkan keahlian transportasi, tata kota, dan pembangunan infrastruktur industri, sangat berkaitan dengan pertumbuhan populasi penduduk.

4. Analis Pasar Modal
Jumlah pekerjaan baru: 70.100
Persentase kenaikan: 28,1 persen
Rata-rata gaji: US$60.570 (Rp514,84 juta)

Analis pasar modal selama ini diketahui banyak berhubungan dengan perusahaan besar untuk memberikan informasi mengenai kondisi demografis dan target audiens.
Selama beberapa dekade mendatang, individu yang bekerja di sektor ini akan menjadi incaran para perusahaan. BLS memperkirakan, analis pasar dengan spesialisasi yang luas, akan tumbuh lebih cepat dari rata-rata pertumbuhan pekerjaan karena kompetisi diantara perusahaan yang berencana memperluas pangsa pasar.

Pada tahun 2018, diperkirakan akan ada kebutuhan jumlah analis pasar hingga 70 ribu pekerjaan baru.

5. Analis Sistem Computer
Jumlah pekerjaan baru: 108.100
Persentase kenaikan: 20,3 persen
Rata-rata gaji: US$77.740 (Rp660,79 juta)

Analis Sistem Komputer bekerja untuk membangun dan mengelola jaringan komputer bagi perusahaan untuk digunakan dalam berbagai pakai file dan komunikasi internal di kantor. Mereka juga mengelola keamanan web di dalam jaringan.
Profesi yang tersedia untuk mereka yang berusia maksimal 30 tahun ini diperkirakan bakal tumbuh 20 persen atau 110 ribu posisi pada akhir dekade ini. Meskipun perusahaan banyak yang mencari pekerja lulusan perguruan tinggi, tidak tertutup kemungkinan bagi para lulusan sekolah menengah atau memiliki sertifikat untuk mengisi posisi ini.

Rata-rata pendapatan tahunan untuk profesi ini diperkirakan mencapai US$77.740 yang merupakan salah satu pendapatan terbaik yang bisa diperoleh oleh mereka yang tidak memperoleh pendidikan di perguruan tinggi.
Read the rest of this entry »

Hindari Menjadi Public Enemy No. 1

Mengontrol pikiran rekan kerja pastinya sulit. Lebih baik kita benahi dulu perilaku yang kurang menyenangkan. Siapa tahu selama ini kita sering melakukan sesuatu yang bikin sebal orang lain, seperti: 
 
1.Komentar mulu!
Senang menganalisa segala sesuatu membuat diri kita terlihat sok tahu di mata rekan kerja. Nggak perlu, deh, mengomentari pakaian orang lain kalau memang Anda sendiri nggak modis. 


2.Sok serius
Anda datang terlambat, mengambil jam makan siang ekstra panjang, dan baru bekerja serius di atas pukul 14.00. Anda pun ingin semua orang ngeh bahwa Anda meninggalkan kantor di atas pukul 17.00. Ternyata sikap ini nggak bakal bikin siapa pun terkesan. 


3.Tukang gosip
Infotainment kalah update dibanding info yang Anda miliki. Tapi, nggak semua hal harus disebarkan kepada rekan kerja. Sebelum kehilangan kepercayaan teman, belajar menyimpan rahasia dulu, deh.


5.Devil’s advocate
Paling doyan, tuh, punya pendapat beda dari rekan kerja. Bisa dapat teman debat, sih. Please, deh, semua orang capek menghadapi Anda yang siap ‘menantang’ mereka hanya untuk membuktikan kehebatan Anda. 


6.“Eh, tahu nggak…”
Jika Anda termasuk orang yang senang mengobrol, sebaiknya segera hentikan niat tersebut saat rekan kerja cuma memberikan komentar, “Oh… iya, ya?” Mereka memberikan tanggapan standar karena tidak tertarik pada topik yang Anda lontarkan, tuh.
Read the rest of this entry »

Jangan Ragu Memilih Profesi "Chef"


Acara-acara kompetisi memasak sepertiMasterchef atau Top Chef yang makin digemari saat ini secara tak langsung mengangkat profesi seorang chef. Jika dulu chef hanya berkarya di "belakang layar", alias di dapur, kini chef menjelma menjadi selebriti yang dikagumi banyak orang. Bahkan, muncul pula istilah seperti celebrity chef, yang maknanya kurang lebih chef yang punya acara di televisi. Contohnya adalah Farah Quinn, Haryo Pramoe, atau Rinrin Marinka.
Namun Cristophe Megel, Chief Executive Officer (CEO) At-Sunrice, salah satu Chef Academy di Singapura mengatakan, alternatif profesi chef sebetulnya bisa lebih beragam dari sekadar menjadi celebrity chef.

"Anda bisa membangun restoran sendiri, seperti seorang alumni saya yang bernama Budi Kurniawan," ujar Chef Megel saat berkunjung ke Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (29/5/2011) lalu. Budi Kurniawan adalah alumni At-Sunrise dari Indonesia yang kini menjadi salah satu pemilik restoran Munchies and Bar di Gandaria City, Jakarta.
Selain menjadi pengusaha restoran, lulusan Chef Academy juga bisa menjadi wartawan atau food stylist untuk gourmet magazine. "Irene Reteno, alumni dari Indonesia dan Arref Rusli dari Malaysia, sekarang menjadi jurnalis di Cuisine and Wine magazine," tambah Megel, sambil menunjukkan foto-foto alumninya dan menceritakan profesi yang kini dijalani para alumni tersebut.

Anda juga bisa menjadi customer service untuk perusahaan yang bergerak di bidang makanan, menjadi penulis buku resep dan tips memasak, menjadi pengajar, bahkan menjadi pemilik tempat kursus memasak. Selain bekerja untuk bidang atau lembaga komersial, chef juga bisa memilih lingkup pekerjaan yang sifatnya untuk membantu orang lain. Misalnya, menjadi pemandu nutrisi untuk rumah sakit.

Bila kemampuan Anda sudah mumpuni, dan Anda memiliki networking yang luas, bukan tak mungkin Anda akan dilirik orang-orang penting untuk direkrut sebagai private chefPrivate chef, seperti Adhika Maxi, kini banyak diundang para pengusaha atau pejabat yang ingin membuat jamuan makan pribadi di rumahnya.

Nah, bila Anda mempunyai hobi memasak, jangan ragu untuk mulai melirik profesi juru masak profesional ini. Agar kemampuan dan pengetahuan Anda tentang dunia memasak semakin baik, pilih sekolah kuliner atau culinary academy. Chef Megel menyarankan agar Anda mencari sekolah chef yang memiliki standar internasional. Sebab di sekolah-sekolah seperti ini Anda bisa memelajari teknik memasak untuk hidangan-hidangan khas dari berbagai negara di dunia.

"Pastikan agar sekolah chef yang dipilih merupakan sekolah yang sangat memperhatikan kualitas. Ini bisa dilihat dari gedung sekolahnya, fasilitas yang dimiliki, kebersihan, juga kerja sama dengan berbagai pihak seperti hotel untuk kerja praktek dan perekrutan chef," ungkap Chef Megel.

Kerja sama pihak sekolah dengan perusahaan penyedia bahan baku makanan juga bisa menjadi bahan pertimbangan apakah sekolah tersebut sangat mengutamakan kualitas makanan yang akan disajikan selama masa pendidikan.
Di luar itu semua, Chef Megel menambahkan agar calon siswa mengetahui siapa pemilik sekolah chef yang akan dipilih. Penghargaan apa saja yang telah didapatkan oleh sekolah chef tersebut, dan apa saja jurusan atau program studi yang tersedia. Dengan berbekal informasi yang lengkap semacam ini, pilihan Anda akan sekolah yang dituju menjadi lebih terarah.
Read the rest of this entry »

Tipe Rekan Kerja

Si Pemegang Kunci 
Pegawai yang paling berpengaruh di dalam suatu perusahaan tidak harus selalu dari jajaran para pimpinan. Tidak sedikit pegawai yang berusaha sekuat tenaga untuk mencari perhatian dari para pimpinan perusahaan, dan mereka sering tidak menyadari bahwa seorang pegawai administrasi atau sekretaris eksekutif yang sering dianggap bukan siapa-siapa justru merupakan orang-orang yang berperan di balik layar. 

Orang-orang ini memegang kunci informasi apa yang menjadi prioritas para pimpinan, termasuk jadwal dan suasana hati para pimpinan tersebut. Memiliki hubungan baik dengan mereka akan memudahkan Anda, terutama di saat-saat keadaan darurat. Mereka juga dapat memberi masukan yang berharga atas kapan Anda dapat atau tidak dapat bertemu dengan bos untuk berkonsultasi soal pekerjaan. 

Si Pemerhati Gosip 
Tidak seperti mereka yang senang menyebarkan gosip, si pemerhati gosip benar-benar mengetahui perkembangan perusahaan yang relevan, serta paham betul dengan politik perusahaan. Si pemerhati gosip tetap menjalankan tugasnya dengan baik, dan selalu memasang telinganya tanpa perlu ikut bergabung untuk ngerumpi. 

Menjalin hubungan baik dengan orang yang dapat menyimpulkan informasi serta dapat menyaring apakah informasi yang digosipkan memang betul atau tidak sangatlah penting bagi Anda, terutama di masa-masa peralihan. Bisa jadi si pemerhati gosip mengetahui tentang rencana proyek perusahaan, pemotongan dana atau pengurangan pegawai sebelum informasi disebarkan melalui jalur resmi. 

Tidaklah rugi memiliki teman yang dapat dipercaya terutama jika perubahan penting tersebut memang terjadi, Anda sudah tahu jauh hari sebelumnya.

Si Makhluk Sosial 
Paling tidak di setiap perusahaan selalu ada tipe orang yang tampaknya kenal dan berhubungan baik dengan semua orang. Dekati mereka. Mereka tidak pernah lupa muka, nama atau detail mengenai orang-orang di perusahaan. Dekat dengan mereka akan dapat membantu Anda terutama jika Anda seorang yang pemalu atau merupakan pegawai baru di perusahaan. 

Orang seperti ini pintar berbicara dan berkolaborasi; mereka dapat membantu Anda menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan memudahkan Anda untuk berkenalan dengan pegawai dari departemen lain. Perhatikan cara mereka berkolaborasi ataupun berinteraksi. Cara ini dapat membantu Anda meningkatkan keterampilan interpersonal Anda dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan yang lain.

Si Tenang dan Berpengalaman 
Mereka adalah orang yang berpengalaman dalam temperamen dan tidak bisa diidentifikasikan oleh usia. Di saat-saat yang sangat sibuk dan dikejar deadline, mereka tetap dapat menyelesaikan tugas dengan cara yang tenang dan efisien. Mereka tidak sungkan-sungkan untuk membagi pengalaman saat menghadapi saat-saat yang sulit dan menegangkan serta memberikan kiat-kiatnya. Tidak peduli apakah Anda mencari mereka untuk meminta saran atau menjadikan mereka mentor Anda, pekerja yang tangguh dan bijaksana ini sangat penting untuk ditiru.

Mengetahui hubungan yang tepat dan berpengaruh di tempat kerja sama pentingnya dengan mengerti siapa yang harus didekati, dan siapa yang harus dijauhi. Oleh karena itu, kenali tipe rekan kerja yang telah disebutkan sebelumnya di tempat kerja Anda, dekati mereka --- tidak pernah ada kata terlalu cepat atau terlambat untuk memulai suatu hubungan yang sangat berharga ini.

TEKANAN VS PRODUKTIVITAS 
Siapa bilang orang dewasa di tempat kerja terbebas dari pengaruh tekanan rekan sekerja? Sama seperti tekanan yang pernah kita rasakan saat masih duduk di bangku sekolah, tekanan dari rekan sekerja memberi pengaruh yang sangat besar pada produktivitas karyawan. 

Contohnya, kasir yang bekerja bersebelahan dengan kasir yang cekatan, produktivitas kerjanya akan meningkat. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan tidak seorang pun ingin dicap sebagai pekerja yang lambat.

Pemalas atau si Rajin? 
Jika Anda termasuk tipe pekerja yang rajin dan mengerjakan proyek tertentu dengan satu tim kerja, Anda harus menyadari bahwa pengaruh Anda dapat memberikan dampak atas keberhasilan proyek untuk jangka panjang. Pada umumnya, setiap orang ingin disenangi oleh sesama rekan sekerja dan tidak ingin dicap sebagai pemalas.

Jika Anda termasuk tipe pekerja yang malas, sebaiknya Anda mendekati pekerja yang rajin dan belajar sebanyak mungkin darinya. Zaman sekarang banyak perusahaan yang tidak segan-segan memberhentikan pegawainya jika prestasi kerja tidak memadai.

Tetapi kadang-kadang seorang pemalas dapat meningkatkan produktivitas kerja mereka jika diperhatikan oleh sesama rekan sekerja yang lain. Bila tidak ada yang mengawasi, mereka akan kembali ke kebiasaan lamanya.

Dengan mengumpulkan tim kerja yang tepat untuk menangani suatu proyek maka akan dapat memberikan hasil kerja yang baik, bahkan luar biasa. Bila paling tidak ada satu orang dari tim kerja memiliki antusiasme kerja yang besar dan dapat mempengaruhi anggota tim kerja yang lain maka tim kerja dapat bekerja sama secara hebat dan mencapai hasil yang luar biasa. Sikap antusias yang menular ini sering menjadi saksi dari awal majunya suatu perusahaan. 
Read the rest of this entry »

Peraturan Penting Untuk Office Affair

Hampir setiap hari Anda menghabiskan waktu di kantor, tidak heran bahwa affair sering terjadi dalam satu kantor. Tetapi dengan stigma tabu untuk menjalin hubungan dengan rekan kerja, mungkin membuat Anda menjadi ragu untuk menjalin hubungan serius. Lucy Kellaway, penulis buku In Office Hours,memberikan pendapatnya tentang aturan hubungan cinta di tempat kerja.

Rahasiakan dari Kolega
Beberapa tempat kerja mungkin menerima Anda menjalin hubungan antar pegawai sekantor. Tetapi sebagian besar kantor akan menolak hubungan tersebut. Agar hubungan Anda tetap berjalan, jauhi bermesraan di bar dan club yang berada di sekitar tempat kerja Anda, dan jangan pernah menggunakan e-mail kantor untuk membicarakan masalah pribadi karena Anda berhadapan dengan risiko tertangkap basah. Peraturan utama untuk tidak ketahuan sangat mudah. Jangan beritahu siapapun di kantor Anda. Walaupun mereka bersumpah untuk menyimpan rahasia, selalu ada kesempatan untuk rahasia itu bocor.

Hindari Perlakuan Spesial
Saat Anda atau si dia yang berada di jabatan lebih tinggi, mempromosikan pasangan adalah big no-no. Anda berhadapan dengan risiko yang sangat besar karena bisa dituduh tidak adil. Atau jika dia berada dalam posisi yang sama dengan Anda, biarkan Anda dan si dia mengerjakan tugas masing-masing. Pikirkan jangka panjangnya bahwa jika suatu saat hubungan Anda dan si dia berakhir, maka putusnya hubungan Anda sama sekali tidak menghalangi perkembangan karier Anda.

Lindungi Reputasi Anda
Bertingkah tidak profesional saat berkencan dengan kolega Anda dapat merusak reputasi Anda. Pastikan kehidupan pribadi Anda dan dunia kerja Anda tetap terpisah, agar orang lain tetap respek terhadap hubungan Anda. Untuk itu hindari kontak fisik di kantor, bahkan saat tidak ada siapapun. CCTV kerap menangkap basah pasangan yang sedang bermesraan. Anda tidak mau keesokan harinya dipanggil karena beredar video mesum antara Anda dengan pasangan, kan?

Jika Anda Memutuskan Bersama
Jangan membuat pengumuman besar, apalagi yang terlalu dramatis dan dapat menyita perhatian banyak orang. Untuk itu Anda cukup memberitahu salah satu teman Anda untuk meminta restu agar hubungan Anda dan si dia berjalan dengan baik. Hal tersebut merupakan cara terbaik untuk menikmati hubungan Anda, dan dapat menyelamatkan muka Anda dari muka publik jika ternyata hubungan Anda tidak berjalan dengan baik.
Read the rest of this entry »

Cara Bercinta Di Kantor


Jalinan asmara dengan rekan sekantor konon dapat memicu penurunan profesionalisme kerja. Salah satunya karena faktor dilema antara hubungan pribadi dan hubungan kerja.
Di beberapa perusahaan malah tegas melarang adanya 'hubungan istimewa' di antara karyawannya. Hmm...mencoba untuk menghindari office romance? Berikut tipsnya. Jalinan asmara dengan rekan sekantor konon dapat memicu penurunan profesionalisme kerja. Salah satunya karena faktor dilema antara hubungan pribadi dan hubungan kerja.
- Anutlah peraturan ‘satu tahun'. Jadi satu tahun pertama Anda bekerja di perusahaan, jagalah agar rekan bisnis atau teman kantor tetap berstatus ‘sekadar' teman. Bila ada yang menggoda, cobalah untuk tetap bersikap santai dan wajar.
- Berhati-hatilah jika Anda orang baru dalam perusahaan tersebut. Juga jika Anda berada dalam situasi yang tidak biasa (misalnya dalam sebuah perjanjian dagang atau konferensi) dan bertemu seseorang yang bersikap ‘terlalu' bersahabat, mengorek-korek detail kehidupan pribadi Anda.
- Tes rekan bisnis Anda dengan tes yang ‘rendah risiko', sekadar untuk menguji siapa saja yang layak Anda percayai.
Namun, jika Anda sudah kepalang jatuh cinta dan sepakat dengan pasangan untuk bersikap maju terus pantang mundur, letakkan tips ini di pintu kamar Anda agar Anda selalu ingat untuk:

a. Menahan diri. Usahakan jangan melakukan sikap-sikap yang mencolok di lingkungan kantor, seperti bergandengan mesra, memeluk atau berciuman. Redamlah keinginan bergosip tentang hubungan cinta Anda berdua, bercengkerama di balik kubik kerja Anda, atau di mana saja. Dan yang utama, jangan sampai hubungan cinta membuat Anda bersikap subyektif dan pilih kasih.
b. Mengakui fakta yang ada. Terimalah kenyataan bahwa suatu saat orang lain akan mengetahui. Katakan saja, "Ya, saya memang pacaran dengan Anton." Cukup. Anda tak perlu menambahkan bensin pada api gosip. Dengan begitu, kasak-kusuk tentang hubungan Anda berdua akan reda sendiri.
c. Tetap bersikap profesional. Artinya, pertahankan prestasi kerja Anda, jangan saling mengerlingkan mata sebagai kode untuk bercinta atau berkencan nanti malam. Tetaplah menjadi dua rekan kerja yang terpisah.
Jika hubungan Anda tak berakhir bahagia, entah siapa pun yang salah, jangan balas dendam! Tidak menceritakan keburukan pasangan atau mengkritik pekerjaannya habis-habisan, masuk dalam kategori ini. Membalas dendam hanya akan membuat Anda tampak lebih buruk.
Jika Anda patah hati dan ingin menangis seharian, ambillah cuti. Lalu kembalilah ke meja kerja dengan wajah cantik. Tersenyum, bersikap sopan, hindari pembicaraan mengenai percintaan kalian (termasuk dengan dirinya). Lupakanlah. Teruskanlah hidup Anda. Dunia ini tak sesempit daun kelor!
Read the rest of this entry »

Cara Menghilangkan Stress Setelah Kerja

Ada beberapa cara untuk mengusir stres saat Anda pulang kerja.

1. Tebar Senyuman
Usai menghadapi deadline pekerjaan dan bermacet ria di jalanan ibukota, saat tiba di rumah berikan senyum pada orang-orang terkasih.Percayalah, semua stres akan sirna,  saat senyum Anda dibalas senyum yang lebih manis lagi.

2. Lupakan Pekerjaan Kantor
Jangan lagi mengingat urusan kantor yaa... saat tiba di rumah. Sebaiknya, segera lakukan hal-hal menyenangkan, yang bisa mengembalikan tawa  ceria Anda. Mandi air hangat dengan aroma wewangian sabun yang harum, bisa  membuat tubuh rileks dan tidur pun akan lebih nyenyak.

3. Jangan Lewatkan Makan Malam
Meja makan bisa menjadi ajang curhat yang asyik antar anggota keluarga lho... Tak perlu menu makanan mewah, masakan sederhana pun terasa nikmat di lidah, jika disantap sambil bercengkrama dengan orang-orang tersayang.

4. Jaga Komunikasi
Jagalah komunikasi dengan sesama anggota keluarga.Telponlah mereka jika Anda tengah di kantor. Mendengar suara si kecil, bahkan dipercaya bisa menambah semangat kerja.

Nah, dengan menciptakan suasana hati yang positif, aura bahagia pasti akan terbias di wajah Anda. Bahkan dijamin hidup Anda akan jauh dari stress.
Read the rest of this entry »

Wanita Impian Para Pria

WANITA mandiri bisa jadi tidak disukai banyak orang termasuk pria. Tapi wanita mandiri amat disukai pria saat berada di ranjang. Mengapa? Menurut responden yang terdiri dari kalangan pria dalam riset di AS, wanita mandiri  bisa membuat pria tak berdaya saat bercinta.
Justru wanita pasif atau pendiam tidak disukai pria saat berhubungan intim. Pastinya kaum Adam menggemari wanita yang bersikap mandiri saat bercinta. Wanita mandiri  biasanya kreatif dan mampu menciptakan berbagai gaya seks yang bisa memuaskan pasangannya. Ini hal paling disukai pria.
Periset lebih lanjut menilai wanita mandiri bisa jadi memiliki nilai buruk di mata banyak orang karena perilakunya. Namun untuk urusan asmara, pria justru senang pada perempuan jenis ini. Dalam kisah asmara, sesekali tidak ada salahnya untuk menjadi kreatif  demi memuaskan atau menaklukkan pasangan saat berada di atas ranjang.
Hal tersebut diungkapkan penulis terlaris dan kolumnis Sherry Argov , “Pria diam-diam menghormati wanita yang kuat, memiliki kepercayaan diri, dan impian sendiri. Mereka tidak ingin perempuan yang selalu membutuhkan (pria) dan putus asa untuk mendapatkan persetujuan,” katanya.
Singkatnya, kunci untuk mencapai kepuasan saat bercinta, bersikaplah agresif yang akan membuat seorang wanita menjadi diva di atas ranjang, tambah Argov. Ketimbang memiliki gadis manis dan lembut untuk bercinta, pria lebih tertarik pada wanita pintar, lancang, seksi dan nakal. lalu apa penyebabnya?
Secara umum, pria merasa terintimidasi oleh seseorang yang kuat. Wanita berpendirian teguh menimbulkan tantangan bagi pria. Sebaliknya, tidak ada yang lebih menarik dari seorang wanita yang memiliki martabat dan kebanggaan terhadap siapa dirinya. Jadi untuk mendapati cinta dari seorang pria, jadilah wanita yang ia inginkan.
Ciri-ciri wanita yang menjadi impian pria:
1. Tidak sering menelepon atau mengirimkan SMS.
2. Tidak bertanya di mana Anda atau apa yang tengah Anda lakukan. Menulis isi hati ‘Kamu tidak cukup meneleponku,’ atau, ‘Kamu tidak pernah bilang mencintaiku’. Ketidakpastian adalah aset Anda. Jangan biarkan Anda dicintai dengan mudah.
3. Tidak meminta pria kencan setiap malam minggu.
4. Tak setuju dengan segala ucapan pria. Bila Anda tidak pernah mengungkapkan pendapat Anda, seorang pria mulai merasa bosan.
5. Tidak mencari atau mengejar pria turun di tiga tempat yang berbeda, lalu dia mengatakan akan mengajak minum.
6. Tak marah ketika ia tidak menelepon Anda selama empat hari.
7. Tidak atur ulang jadwal Anda untuk menghabiskan waktu bersamanya.
8. Tak kasar karena perhatiannya berkurang. Tetapi tidak berarti Anda harus berkompromi dengan itu. 
Read the rest of this entry »

Cara Menjaga Komitmen dan Menjadi Sukses

Orang yang memiliki komitmen adalah orang yang melakukan pendekatan terhadap suatu hal dengan penuh intensitas dan entusiasme. Termasuk dalam hal karier. Keberhasilan karier sangat dipengaruhi oleh komitmen Anda terhadap pekerjaan yang Anda geluti. Apa saja yang harus Anda lakukan?


* Kembangkan kekuatan Anda. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dalam satu atau dua hal.


* Pilihlah pekerjaan yang memang Anda sukai. Anda akan mau bekerja keras, tanpa syarat, jika Anda memang menikmati pekerjaan tersebut.


* Jangan terlalu banyak membuat target. Yang penting prioritas dan fokus. Ingat, tak ada manusia yang sempurna, termasuk Anda. Jadi, setelah Anda membuat priorotas, fokuslah. Ini akan membuat Anda tetap termotivasi untuk bekerja keras.


* Sukses tentu juga butuh disiplin. Paling tidak, disiplinlah pada diri sendiri.


* Jangan sungkan untuk mengakui kesalahan.


* Sebisa mungkin hindari konflik yang tak perlu, karena itu hanya akan menghabiskan energi dan waktu Anda.


* Jangan lupa, tersenyum dan tertawalah. Tertawa akan membuat Anda lebih relaks, sehingga Anda akan lebih mampu menghadapi persoalan, termasuk persoalan di tempat kerja.
Read the rest of this entry »

Bekerja di Rumah, Kenapa Tidak?


Daripada hanya mengurus anak dan rumah tanpa menghasilkan sesuatu, ada baiknya Anda memulai bekerja atau membuka usaha di rumah.
Pilihan ini juga berlaku bagi para ibu bekerja yang sebelumnya bekerja di kantor, namun juga ingin melihat perkembangan anak di rumah, beralih melakukan usaha di rumah. Tapi, sebelum memulai, ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan. Apa saja?
1.RUANG KERJA YANG NYAMAN 
Setiap orang butuh ruang bekerja, meski hanya digunakan untuk melihat bon tagihan dan pembelian, serta menuliskannya di buku anggaran rumah tangga. Nah, Anda dapat menciptakan ruang kerja di kamar tidur, di sudut ruang keluarga, atau di kamar tersendiri.
Dengan memiliki ruang bekerja, segala perlengkapan seperti alat tulis, buku, alat penghitung, ada di satu tempat, sehingga tidak repot jika Anda membutuhkannya suatu saat. Lengkapi juga ruangan kerja dengan lampu meja, pesawat telepon, agar semua pekerjaan dapat berjalan dengan mudah.
2. ATUR WAKTU BEKERJA 
Mengatur waktu yang efisien setiap hari adalah kunci utama bekerja di rumah. Anda harus pintar membagi waktu antara mengurus pekerjaan dan mengurus anak-anak.
Selain mengatur waktu, bekerja secara seefisien juga mutlak. Jika anak-anak butuh perhatian, tunda dulu pekerjaan. Ketika mereka sudah tenang dan dapat bermain, lanjutkan dan selesaikan pekerjaan. Tidak ada waktu yang tepat untuk menentukan berapa lama menyelesaikan pekerjaan di rumah, namun bekerja di sisi anak setiap hari bisa jadi akan sangat menyenangkan, bukan?
3. BAGAIMANA AGAR BERHASIL? 
Bekerja di rumah memiliki banyak keuntungan. Misalnya, tak terikat jam kerja, tak harus kesal karena terjebak macet setiap hari, jam kerja dapat diatur sendiri. Target kerja pun dapat ditentukan sendiri, tanpa berpatokan pada jam kerja.
Namun, kendala pasti akan tetap ada, salah satunya sulitnya memisahkan urusan rumah dan urusan pekerjaan. Beberapa hal lain yang juga patut diperhatikan antara lain:
a. Terorganisir 
Semua berawal dari pengaturan-pengaturan yang tepat. Gunakan ruang kerja sebagai tempat yang bermanfaat untuk berkarya. Letakkan lemari dengan banyak laci untuk meletakkan barang-barang yang berhubungan dengan pekerjaan. Seperti alat tulis serta dokumen-dokumen penting.
b. Bekerjalah dalam suasana yang tenang 
Ketika Anda kerja, usahakan suasana sekitar nyaman dan aman dari gangguan. Kecuali jika Anda memang ingin sekaligus mengawasi anak-anak yang sedang bermain. Saat anak-anak pergi sekolah, misalnya, dapat Anda gunakan waktu bekerja dalam suasana yang tenang. Tutup pintu ruang kerja agar terhindar dari gangguan-gangguan. Beritahu anggota keluarga jam kerja Anda di rumah, sehingga mereka mengerti dan tidak mengganggu waktu kerja Anda. Jika ruang kerja adalah bagian dari ruangan yang besar, usahakan suasana sekitar tenang sehingga Anda bisa berkonsentrasi.
c. Privasi total 
Jika Anda ingin memiliki privasi total, buatlah ruang kerja yang terpisah dari rumah utama dan kunci pintu saat bekerja.
d. "Jangan ganggu saya!" 
Anda bisa menggantung tulisan tersebut di pintu kerja jika Anda benar-benar sedang bekerja serius dan tidak ingin diganggu.
4. MULAI DENGAN PERENCANAAN 
Perencanaan sangat penting untuk menjalankan bisnis di rumah. Mulailah dengan langkah awal, yaitu menentukan nama usaha, alamat, nomor telepon, alamat e-mail. Akan lebih baik jika Anda melengkapinya dengan website, agar profil usaha Anda dapat dipromosikan ke khalayak lebih luas.
Selanjutnya, mulailah dengan mendeskripsikan jenis usaha Anda. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang cara menjalankan pekerjaan di rumah, meliputi cara pemasaran, promosi, serta pengelolaan.
Kemudian tentukan tujuan usaha, khususnya tujuan jangka panjang, apakah akan terus dipasarkan lebih luas atau sekadar mengisi waktu luang saja. Jika dalam perkembangannya usaha ini menghasilkan keuntungan, mulailah berpikir memperluas usaha, diawali dengan merekrut beberapa karyawan untuk membantu pekerjaan Anda. Siapa tahu bisnis ini akan terus dikenal, dan lama-kelamaan dapat dipasarkan lebih luas lagi.
5. TETAP IBU RUMAH TANGGA 
Bekerja di rumah memang penuh tantangan, sekaligus memberikan banyak waktu bertemu dengan keluarga, khususnya anak-anak. Namun, semua harus diatur dengan baik. Jangan sampai pekerjaan terganggu akibat teriakan-teriakan anak, atau ketika Anda ingin mencari informasi di internet, Anda harus tenganggu ulah si kecil yang asyik main game di komputer. Memang, kondisi ini menjadi dilema, namun jalan keluar selalu ada. Simak tips-tips berikut:
a. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk bekerja di waktu tidur siang anak-anak.
b. Jika harus memangku anak saat Anda bekerja di depan komputer, berilah anak mainan atau botol susu sehingga ia sibuk dengan aktivitasnya sendiri.
c. Sediakan mainan dan buku-buku anak, baik buku cerita maupun buku mewarnai di ruang kerja Anda, sehingga anak akan teralihkan perhatiannya ke barang-barang tersebut dan pekerjaan Anda tidak
terganggu.
d. Sediakan sedikit ruang untuk anak sebagai tempatnya bermain atau mewarnai buku, sehingga ia bisa sibuk dengan aktivitasnya, Anda pun tidak terganggu sekaligus bisa mengawasi anak.
e. Sediakan makanan dan minuman ringan kesukaan anak-anak di tempat yang terjangkau, sehingga mereka dapat mengambil sendiri makanan atau minuman yang mereka inginkan tanpa harus mengganggu Anda.
f. Akan lebih baik jika Anda meletakkan meja kerja di dekat jendela, sehingga tetap dapat mengawasi anak-anak Anda ketika mereka sedang bermain di halaman.
g. Jika punya waktu luang, lakukan aktivitas bersama anak-anak sehingga mereka tidak bosan di rumah terus, misalnya jalan-jalan, bersepeda, dan kegiatan lain.

Read the rest of this entry »

7 Cara Menciptakan Networking


Jejaring sangatlah diperlukan dalam berinteraksi, dari dunia pergaulan hingga dunia pekerjaan.
Menciptakan networking atau jejaring memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Bisa jadi banyak di antara Anda yang masih merasa kesulitan untuk menciptakan jejaring di dunia kerja. Sebab, untuk menciptakan hingga memiliki jejaring yang benar-benar bagus dan berguna bagi diri Anda haruslah diikuti dengan kiat-kiat khusus. Berikut triknya:
1. Jadilah Pribadi Yang Terbuka & Menyenangkan
Untuk memulai membuat jejaring, Anda harus memulainya dari diri sendiri. Bersikap terbuka dan mengelola diri menjadi pribadi yang menyenangkan akan mendukung menemukan jejaring yang baik di sekeliling Anda.
Ketika pribadi Anda dirasakan sangat menyenangkan oleh orang-orang di sekitarnya, secara tak langsung Anda telah membuka diri untuk menjalinnetworking dengan orang lain. Orang-orang di sekitar pun akan dengan senang hati membuka dirinya untuk Anda. Sebelum mengharapkan orang lain mau menerima Anda, terimalah dulu kehadiran orang lain ke dalam dunia Anda, dan biarkan mereka mengenal Anda dengan baik.
2. Jabat Tangan, Penting Enggak Sih?
Mungkin banyak orang yang Anda temui tak pernah berjabat tangan dengan mantap. Apa maksudnya, ya? Mantap, artinya ketika berkenalan dengan orang, memberi ucapan selamat, atau sekadar menyapa, jabat tangan dilakukan dengan erat seraya menatap mata orang yang Adan jabat.
Bayangkan saja bila sedang bernegosiasi dengan klien besar, dan Anda menjabat tangannya dengan lemas atau seperti takut tertular penyakit tertentu, apa yang terjadi? Tentu Anda akan dicap sebagai orang yang minder, tak percaya diri, kurang mudah bergaul, dan tak memiliki integritas diri yang meyakinkan.
Jadi, tersenyum dan tataplah mata lawan bicara Anda ketika akan berjabat tangan dengannya. Tunjukkan, Anda adalah orang yang memiliki integritas diri yang baik, dapat dipercaya dan penuh percaya diri. Sehingga, ini juga akan menunjukkan, Anda sudah menghargai orang itu.
3. Ingat Namanya
Banyak kegagalan yang terajdi dalam menjalin networking yang diakibatkan oleh kelupaan mengingat nama seseorang yang baru saja ditemui dari ingatan Anda. Tak sedikit memang, yang memiliki kekurangan dalam hal mengingat nama orang ataupun rekan kerja/ rekan bisnis. Jadi, bila termasuk ke dalam kategori orang seperti ini, belajarlah untuk mengingat setiap nama seseorang yang baru berkenalan dengan Anda.
Biasakan untuk menyebutkan kembali nama orang yang barus aja bersapaan dengan Anda saat pertama kali. Lalu, buatlah ingatan-ingatan kecil di dalam benak yang bisa mengkaitkan ciri-ciri orang tadi dengan namanya. Sehingga, ketika Anda bertemu lagi dengan orang tadi, Anda akan ingat namanya.
4. Jadilah Pendengar Yang Baik
Jadilah pendengar yang baik pada setiap kesempatan mengobrol ataupun bertemu dengan rekan kerja atau rekan bisnis. Ataupun dengan orang-orang dilingkungan yang baru Anda temui. Semua orang pada dasarnya begitu senang untuk berbicara, terus dan terus. Sementara itu, sangat sedikit orang yang mau mendengarkan dengan tulus.
Nah, tunjukkan ketulusan Anda dalam membangun jejaring dengan menjadi pendengar yang baik. Ingat, harus secara tulus, karena ketidaktulusan akan terpancar dari mata dan cara pandang Anda, lho! Jika Anda tulus mendengarkan, kesempatan untuk terus masuk ke dalam jejaring yang Anda maksud akan makin terbuka lebar. Jadilah pendengar yang baik mulai saat ini!
5. Kumpulkan Daftar Koneksi
Di dalam dunia kerja atau bisnis, Anda perlu membuat daftar koneksi yang dimiliki. Entah itu koneksi yang dimulai dari persahabatan, pertemanan, atau hanya sekadar teman yang punya hobi sama. Dengan membuat daftar ini, Anda akan tahu siapa saja yang berada dalam daftar jejaring, atau yang belum masuk ke dalam daftar jejaring Anda.
Kemudian, Anda akan mengetahui langkah berikutnya yang harus dilakukan. Jangan pernah memilah koneksi yang dimiliki seperti sedang memilih barang pecah belah dipasar swalayan. Semua orang pasti memiliki potensi dan nilai positif yang berguna bagi diri Anda.
Misalnya saja, Anda seorang manajer pemasaran, jangan membuka jejaring dengan para manajer saja. Jalinlah juga dengan orang-orang yang mungkin saja kedudukannya masih di bawah Anda. Siapa tanhu, di masa depan merekalah yang justru berperan di dalam kesuksesan diri Anda. Jadi, bukalah koneksi dari beragam bidang, posisi, kalangan, juga profesi.
6. Hindarilah Jejaring Negatif
Ingat, jejaring bukan sekadar kumpulan dari beratus-ratus atau beribu-ribu teman yang Adan miliki sejak zaman sekolah dulu. Jejaring memiliki makna dan arti lebih luas dan dalam. Terkadang, Anda pasti merasa rancu, apakah teman-teman di saat ini bisa dikatakan atau dijadikan sebagai jejaring Anda.
Tak semua teman bermain adalah bagian dari jejaring yang baik untuk Anda. Pilihlah kumpulan jejaring yang dipenuhi potensi dan nilai positif yang akan menunjang kepositifan pada diri Anda. Hindari untuk masuk ke dalam jejaring yang negatif, yang tak berguna bagi kemajuan Anda. Misalnya, teman yang bisanya hanya hura-hura saja, tanpa menghasilkan nilai positif bagi kemajuan Anda, maupun bagi dirinya sendiri. Jadi, pandai-pandailah memilih jejaring, ya!
7. Bersikaplah Positif & Jaga Bicara
Pasti semua orang akan senang jika selalu terhubung dengan hal-hal positif. Jadi, mulailah tebarkan hal-hal positif untuk orang-orang sekitar, maupun ke dalam jejaring yang baru saja Anda bentuk. Selain itu, jaga cara dan sikap bicara Anda. Sampaikan kepada lawan bicara, Anda adalah orang yang sopan, santun dalam bersikap dan dapat menghargai.
Jangan bersikap sok tahu, apalagi memotong pembicaraan lawan bicara dengan cara tak sopan, bersuara keras, atau bahkan sambil mengayun-ayunkan jemari ke depan hidung lawan bicara Anda. Bisa dipastikan, bila sikap Anda demikian, maka lawan bicara tadi akan cepat hilang dari daftar jejaring Anda. Rugi, bukan? Jadi, mari jalin jejaring yang positif dan membangun!
Read the rest of this entry »

Ingin Bekerja Di Google? Ini Syaratnya

Ingin bekerja di sini? Menurut Sarah Robb, HR Manager GoogleSingapura, berikut kriteria yang dicari Google:
1. “You have to be ‘Googley’!”
Pengertian yang diberikan Sarah akan kata “Googley”adalah,“You’re not evil. You’re humble. You dont need to show people that you’re smart. And you love to share information.” FYI, Insinyur Google, Paul Buchheit, pertama mengeluarkan slogan Google yang sangat terkenal: Don’t be evil!

2. “You understand Google Culture.”
Ini adalah vision statement dari Larry Page dan Sergey Brin: “Google bukan perusahaan seperti yang lainnya, dan kami tidak pernah berniat untuk menjadi seperti yang lainnya.” Menurut Larry dan Sergey, perusahaan ini adalah organisasi datar (flat organization) yang berisikan orang-orang dengan dua karakteristik yang sama: “Passionate about their work, and love to work with people around them.

3. “You just roll up your sleeves to get the job done.”
Simpelnya, Anda akan segera turun tangan begitu ada masalah. Anda tidak mengharapkan orang lain untuk mengerjakannya untuk Anda, apa lagi bersikap seolah-olah Anda “terlalu pintar” untuk melakukan tugas-tugas simpel. “Pernah ada AC yang rusak di kantor Larry,” cerita Sarah, “Apakah ia ribut mencari teknisi untuk membetulkan? Nope. Larry selalu mengerjakan apa pun sendiri kalau memang ia masih bisa mengerjakannya.” Inilah mentalitas yang ditanamkan Google: you just roll up your sleeves to get the job done. Tak perlu banyak drama.

Oh, by the way, tentang rumor kalau IQ Anda harus lebih tinggi dari pekerja sebelumnya? “Tidak benar,” kata Sarah, “Anda cukup punya latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan teknologi, dan yang terpenting, Anda harus benar-benar jatuh cinta pada perkembangan teknologi.” 
Read the rest of this entry »

12 Hal Yang Bikin Bos Anda Gila

Ingin tahu apa saja yang bisa bikin bos merasa menyesal karena setuju ketika Anda dengan bangga bilang, “Saya akan menjadi aset di perusahaan ini!”? Well, coba lihat apakah salah satunya pernah Anda lakukan.

Kantor Anda = Sarang Cinta
Tak ada yang bisa bikin level stres si bos naik lebih cepat ketimbang kabar kalau bawahannya terlibat hubungan romantis. Bukan karena ia tak percaya dengan cinta sejati, soulmate, atau apapun itu, namun ketika semua romansa itu berakhir dan yang tersisa adalah tatapan penuh kemarahan, saling memaki, sampai situasi penuh drama ketika Anda cemburu karena si dia terlihat sedang makan siang berdua dengan sekertaris yang tak bisa mengoperasikan mesin faks itu, itulah yang bikin bos trauma.

Berpesta Gila-Gilaan Saat Pergi Keluar Kota
Di otak Anda: Saya sudah bekerja super keras di kantor. Sekarang ketika ada kesempatan dinas di Bali, tak ada salahnya dong mencuri waktu untuk berpesta. Di otak bos: Apa Anda sudah gila? Begini, selagi dalam urusan bisnis, maka kantor itu “mengikuti” ke manapun Anda pergi. “Orang-orang seharusnya ingat kalau saat itu mereka berperan sebagai duta besarnya kantor sehingga harus menjaga sikap,” ujar Charlotte Shelton, International Business Consultant. Lagi pula, bayangkan situasinya kalau ternyata klien Anda berada di bar yang sama, menonton Anda sedang berdansa di atas meja sambil teriak, “Astaga, sudah lama saya tak semabuk ini!”

Reputasi Si Drama Queen

“OH. MY GAWD! Yang benar? Tamatlah riwayat kita!” teriak Anda dengan tangan menekan dada seolah akan pingsan dalam hitungan detik. Mungkin kalimat berikutnya yang keluar dari mulut Anda adalah, “Kalau memang tak ada pilihan lain, kita harus cari solusinya. Pasti bisa!” Masalahnya, kalau imaji yang terus-terusan berputar di benak si bos adalah bayangan mata Anda yang nyaris copot tadi, mungkin yang ada di pikirannya adalah, “Ternyata yang dikatakan orang-orang benar. Ia memang drama queen.”

Curhat di Blog

“Si bodoh itu kembali membuat keputusan yang, well, bodoh! Argh, kenapa orang seperti itu bisa jadi bos sih?” Begitu tulis Rachel di blog pribadinya. Meskipun ia mencantumkan “Si Biru Lucu” sebagai nama samarannya, tapi semua rekan di kantor tahu kalau itu adalah blog milik Rachel. Esok harinya, ia mendapati mejanya sudah bersih dengan note bertuliskan, “Akhirnya saya membuat satu keputusan pintar: You're fired!”

Kemampuan Menulis Yang Buruk
Ternyata kesalahan “kecil” seperti salah ketik atau terkadang penggunaan huruf kapital yang tak benar kerap bikin bos Anda pusing. Bayangkan saja bagaimana bos Anda akan sepenuhnya menaruh perhatian kalau tiap membaca email Anda selalu saja dalam bahasa yang sempurna. Bisa dipastikan email dari Anda itu adalah prioritas baginya untuk dibaca karena alasan yang simpel: Enak dibaca.

Jadi Ms. Ring Ring di Kantor
Satu hal yang ada di benak atasan kalau Anda kerap menggunakan telepon genggam di jam kantor, Anda tengah
mengurusi masalah pribadi. Atau dengan kata lain, Anda tidak sedang mengurusi masalah kerjaan.

Si Bahan Olokan
Masih ingat betapa kesalnya Anda ketika masih duduk di bangku sekolah dan terus-terusan jadi bahan olokan? Lalu apakah itu terulang kembali meski kini Anda sudah menjabat sebagai public relation officer di sebuah perusahaan besar? Hati-hati, sebenarnya atasan memerhatikan bagaimana Anda bereaksi ketika tengah “ditindas” oleh kolega yang lain. Apakah dengan tegas mengatakan tak suka perbuatan mereka, atau justru menangis tersedu-sedu. Dan sekali Anda jadi “target”, maka biasanya itu akan terulang kembali. “Bos biasanya berpikir kalau mereka melindungi Anda sekali, maka besar kemungkinan mereka harus melindungi Anda lagi nantinya,” ujar Anita. Ingat, dia adalah bos, bukan ibu Anda.

Salah Kuadrat
Salah itu biasa. Tapi profesionalitas Anda sebenarnya justru dilihat dari bagaimana Anda menangani masalah itu. Kalau reaksi Anda adalah mengeluh, menangis, atau mungkin mengutuk klien atau si sekertaris baru karena tak kunjung bisa mengirimkan faks tepat waktu, maka sudah pasti Anda akan dinilai tak punya jiwa kepemimpinan.

Percaya Diri... Sekali!
“Heran, kenapa supervisor saya justru memberikan tugas itu ke Chandra, ya? Padahal pekerjaannya sangat payah! Harusnya saya yang mendapatkan tugas itu. Coba saja lihat, pekerjaan saya selalu sempurna selama ini. Kalau tidak ada saya, tak mungkin perusahaan ini jadi seperti sekarang!” kata Reva berapi-api. Mungkin alasan atasan tak mau memberikan tugas itu pada Anda lantaran tak tahan dengan cerita betapa suksesnya Anda membuat gebrakan brilian buat perusahaan selama berminggu-minggu ke depan.

"Tak Perlu Ditulis. Ingat Kok!"
Saat rapat, atasan menceritakan panjang lebar tentang target yang harus dicapai bulan ini. Karena yakin dengan ingatan yang super tajam, maka Anda memutuskan untuk tidak mencatatnya. Lalu setelah rapat berakhir, atasan menyuruh Anda untuk memberi kesimpulan. Akhirnya, kesimpulan yang keluar dari mulut Anda adalah, “Saya...eerr...*berhenti sebentar*... kalau tidak salah....”

"Pokoknya Minta Naik Gaji!"
Kira-kira, kenapa Anda layak meminta kenaikan gaji? Apakah karena:
- Anda datang ke kantor setiap hari sedangkan yang lain tidak?
- Anda butuh tambahan pemasukan untuk membayar cicilan rumah yang ada kolam renangnya?
- Akan jadi pemicu semangat bekerja yang baik?
- Anda duduk di kursi (baca: kursi. Bukan “kedudukan”) yang dulu miliknya, jadi merasa harus mendapatkan gaji yang sama dengannya?
Kalau Anda menjawab “ya” dari salah satu saja opsi di atas, berarti lupakan rencana minta kenaikan gaji itu, Teman.

Wawasan Sempit
Suatu siang Anda diajak bos untuk lunch meeting dengan klien. Ketika suasana sedang santai, semua orang mulai berbicara tentang kisruhnya kasus Bank Century dan saling melemparkan pendapat. Semua, kecuali Anda.
Read the rest of this entry »

Menjadi Primadona di Tempat Kerja

Untuk bisa jadi pusat perhatian tentunya tak luput dari rasa percaya diri yang tinggi. 

Pertama, Anda tak perlu jadi orang lain apalagi sampai berbohong agar bisa mencuri perhatian. Setiap orang pasti memiliki sisi unik masing-masing. Nah, sudah saatnya untuk mengeluarkan semua sisi unik Anda itu. Namun tetap dalam batas kewajaran dan tak berlebihan, ya! Kedua, speak up your mind! Awali dengan pemikiran positif dan penuh keyakinan, lalu kemukakan semua pendapat Anda. Cetuskan ide-ide gemilang dan jangan biasakan diri hanya diam dan menunggu. Terakhir, penampilan menarik. Menggunakan padu padan busana yang sarat gaya pasti mampu buat semua mata tertuju pada Anda. Oh ya, tatanan rambut juga tetap perlu diperhatikan, lho! Anda tak mungkin datang ke kantor dengan rambut lepek dan penuh minyak, kan?
Read the rest of this entry »

7 Cara Membuat Pria Jatuh Cinta

Jatuh cinta itu mudah, lain halnya dengan mempertahankan cinta. Itu sebabnya ada banyak tip untuk melanggengkan hubungan.

Tip para ahli ini biasanya seputar menghindari perilaku negatif:  jangan bertengkar, jangan selingkuh, jangan emosi, jangan nyinyir, jangan ini-jangan itu dan sebagainya. Nyatanya, menghindari hal-hal negatif saja tidak cukup. Jauh lebih ampuh jika hal-hal negatif tersebut diimbangi dengan fokus pada hal-hal yang positif. Penelitian para ahli berikut ini mengungkapkan bahwa mereka yang mempunyai sikap positif terhadap pasangannya maupun hubungan mereka ternyata lebih bahagia perkawinannya dari pasangan yang cuma menghindari hal-hal negatif.

1. Ungkapkan rasa terima kasih
Tampaknya tidak istimewa, tapi mengungkapkan apresiasi Anda pada pasangan berefek seperti booster , yakni menyuntikkan emosi positif ke dalam hubungan Anda. ”Berterima kasih terhadap pasangan membantu kita untuk mengingat dan memperhatikan hal-hal yang positif dari pasangan kita,” kata Sara Algoe, psikolog dari University of Carolina di Chapel Hill.

2. Jangan lupa saling menggoda
Kehidupan rutinitas yang dipenuhi dengan kerja, bayar tagihan, beres-beres rumah, merawat anak, dan sebagainya, akan membuat  kita cenderung lupa  bercanda. ”Hadirkan humor dan canda dalam hubungan Anda lewat guyonan-guyonan ringan, atau saling memberi panggilan sayang yang lucu-lucu,” saran Dacher Keltner, penulis buku Born to Be Good.

3.  Bangun imaji indah
Bagi Anda, mengagumi dan membesar-besarkan sifat-sifat positif  pasangan mungkin adalah sikap yang tidak realistis. Tapi kenyataannya, pasangan yang saling mengidolakan ternyata lebih bahagia daripada mereka yang tidak melakukan hal itu. Hal ini terbukti dalam penelitian Paul Miller, Sylvia Niehuis, dan Ted Huston di University of Texas, Austin, bahwa pasangan yang menilai positif pasangannya juga menganggap pasangannya bersikap lebih baik dari kenyataannya.

4. Perhatikan perubahan
Masalah dengan pasangan adalah keterbiasaan pada pasangan sehingga kita tidak lagi memperhatikan pasangan kita. ”Tapi meski Anda berhenti memperhatikan pasangan Anda, tak berarti bahwa dia berhenti berubah dan berkembang,” kata Ellen Langer, psikolog dari Harvard University.
Jadi, ambillah waktu untuk diam-diam memperhatikan perubahan-perubahan pada pasangan Anda, tandai perbedaan yang Anda lihat sejak saat terakhir Anda memperhatikannya. Siapa tahu perubahan-perubahan itu bisa menjadi kejutan yang indah, membahagiakan, sekaligus merekatkan hubungan Anda berdua.

5. Dukung secara diam-diam
Salah, kalau Anda mengira bahwa Anda harus selalu menunjukkan dukungan secara eksplisit pada pasangan Anda – misalnya dengan memasakkan makanan kesukaannya atau memijat punggungnya  saat ia lelah.
Menurut Niall Bolger, psikolog dari Columbia University, bentuk dukungan yang ditunjukkan secara terang-terangan justru menjadi beban buat pasangan Anda karena ia merasa berkewajiban untuk membalasnya sebagai apresiasi atas dukungan Anda itu. ”Bisa-bisa beban tambahan ini justru membuatnya lebih stres!” kata Bolger.
Jadi, daripada menunjukkan sikap yang berlebihan, cobalah cari cara yang lebih halus. Misalnya, dengan mengisi kulkas di rumah dengan makanan dan minuman favoritnya, atau merapikan ruang keluarga yang berantakan.
Read the rest of this entry »